Wisata Di Kota Padang

Wisata Di Kota Padang

Wisata-Di-Kota-Padang

1. Pantai A Manis (Pantai Air Manis)

Pantai Aie Manih sangat populer karena cerita rakyat tentang seorang anak yang menempel pada ibunya kemudian dikutuk dengan batu, inilah kisah “Malin Kundang”. Di pantai ini terdapat Batu Malin Kundang. Pada tahun 1998, saya pergi ke pantai dengan air tawar. Tapi karena dia sudah makan, umurnya tidak terlalu terlihat. Bagi yang penasaran silahkan kesana dan nikmati keindahan Pantai Aie Manih.

2. Pantai Padang

Bagi warga Padang, Pantai Padang sering disebut TAPLAU (TAPI LAUIK). Pantai Padang merupakan salah satu tujuan wisata saat Anda pergi ke Padang. Namun pada malam hari sangat ramai dengan para pemuda nongkrong sambil menikmati jagung bakar atau pisang bakar. Jika selalu ada atraksi mobil pada Sabtu malam di Persimpangan Empat.

3. Museum Adityawarman

Museum Negeri di provinsi Sumatera Barat dibangun pada tahun 1974 dan dibuka pada tanggal 16 Maret 1977. Pada tanggal 28 Mei 1979, museum diberi nama “Adityawarman”. Nama Adityawarman diambil dari nama seorang raja besar yang pernah memerintah Minangkabau, sezaman dengan Kerajaan Majapahit pada masa Patih Gajah Mada.

Museum Adityawarman merupakan museum budaya terpenting di Sumatera Barat. Museum ini berfungsi sebagai tempat menyimpan dan melestarikan benda-benda bersejarah seperti Cagar Budaya Minangkabau, Warisan Budaya Mentaway dan Warisan Budaya Nusantara. Untuk melestarikan koleksi benda bersejarah tersebut, pemerintah daerah membentuk tim kecil yang bertindak sebagai pengajar, konservator, penyusun, dan pustakawan.
Museum ini merupakan salah satu tempat wisata yang ada di daerah padang, anda bisa mengajak keluarga ke museum ini untuk mengenal budaya minang.

4. Jembatan Kota Norbaya

Jangan ke Padang kalau belum mampir di Jembatan Kota Norbaya. Jembatan sepanjang 60 meter ini menghubungkan kota kuno Padang dengan Kota Taman Nurbaya (tempat dimakamkan Kota Nurbaya). Membentang dengan berani di Muara Batang Arau. Jembatan ini terlihat cantik saat senja. Cahaya merkuri, angin pantai, dan lampu kapal yang mulai menyala menambah suasana romantis. Tak heran jika anak muda berduyun-duyun ke jembatan ini untuk bercinta atau menikmati roti dan pisang serta jagung bakar yang dijual di kiri kanan jembatan.

5. Pantai Basir Jambak

Pantai Pasia Jambak berjarak 20 km dari pusat kota ke utara melalui jalan raya Padang-Bukittinggi, 14 km belok kiri menuju Pantai Pasir Jambak. Pantai ini memiliki pasir putih, lebar, landai, dan dipenuhi pohon kelapa. Terdapat fasilitas wisata berupa gapura, tempat parkir, panggung hiburan, kios makanan, homestay, terasering, dan persewaan perahu. Sangat cocok untuk berjemur, berenang, berperahu, bersantai atau melihat matahari terbenam. Dapat dicapai dengan angkutan umum, bus kota atau taksi.

Baca Juga :