Jangan Sampai Salah, Ini Cara Menanam Buah Naga

Cara menanam buah naga

Jangan Sampai Salah, Ini Cara Menanam Buah Naga

pitaya

Buah naga adalah buah dari beberapa spesies kaktus dalam marga Hylocereus dan Selenicereus. Buah ini berasal dari Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Selatan, namun kini juga tumbuh di negara-negara Asia seperti Taiwan, Vietnam, Filipina, Indonesia dan Malaysia. Buah ini juga ditemukan di Okinawa, Israel, Australia utara dan Cina selatan. Hylocereus hanya mekar di malam hari.

Cara Menanam Buah Naga Dalam Pot
Memahami tanaman buah naga

akar buah naga

Akar buah naga tidak memiliki akar tunggal, tanaman ini hanya memiliki akar serabut yang tumbuh dan berkembang secara mendatar (horizontal) di dalam tanah pada kedalaman sekitar 30-40 cm atau lebih. Selain itu, tanaman buah naga juga memiliki akar terkulai yang tumbuh di atas kepala.

Akarnya yang berserat berfungsi untuk menyerap unsur hara dari dalam tanah. Sedangkan akar gantung berperan sebagai penopang tegaknya tanaman saat memanjat dan berfungsi sebagai penyerap air dan mineral dari tanaman/pancang yang dipanjat.

Batang buah naga

Tangkai buah naga berbentuk segitiga, memiliki duri pendek (tidak mencolok) tidak terlalu lancip pada setiap ruas batang (tumbuh di sepanjang tangkai pada sirip punggung di sudut tangkai). Seluruh batangnya menjulur panjang seperti naga. Duri berwarna hitam.

Karena durinya sangat pendek, tidak mencolok, dan tidak tajam, tanaman ini sering disebut sebagai “kaktus tak berduri”. Bagian duri merupakan tempat munculnya atau tumbuhnya buah dan bunga. Batang tanaman buah naga berwarna hijau dan lunak. Batang tumbuhan juga berfungsi sebagai daun.

Bunga Buah Naga

Bunga buah naga berbentuk terompet, mahkota luar berwarna krem ​​dan mahkota dalam berwarna putih bersih, jadi saat bunga mekar, mahkota berwarna krem ​​bercampur putih. Bunga memiliki sepasang benang sari berwarna kuning. Bunga buah naga merupakan bunga hermaprodit, artinya terdapat benang sari dan putik dalam satu bunga.

Bunga muncul di sepanjang tangkai di tulang belakang sirip duri. Banyak bunga dan tangkai bunga yang sangat pendek tumbuh pada satu ruas batang. Bunga buah mekar bila panjang kuncup bunga sudah mencapai sekitar 30 cm dan mekar sejak senja.

Mahkota bunga bagian luar berwarna krem ​​pertama kali mekar pada malam hari sekitar pukul 21.00, diikuti dengan pembungaan mahkota bagian dalam berwarna putih bersih dengan benang sari berwarna kuning.

Selain itu, bunganya mekar penuh pada tengah malam dan mengeluarkan aroma yang sangat harum. Aroma yang sangat harum ini akan menyebar ke segala arah, terbawa angin malam untuk menarik perhatian kelelawar untuk membantu penyerbukan bunga.

pitaya

Buah naga berbentuk elips dan biasanya terdapat di ujung cabang atau batang. Biasanya beberapa tumbuh di cabang atau batang, kadang-kadang berdekatan. Kulit buah tebalnya sekitar 1-2 cm dan terdapat sirip atau jumbai berukuran sekitar 2 cm di permukaan buah. Buahnya seperti buah beri dan berbentuk lonjong dengan jus yang dioleskan ke kulit buah dalam bentuk “sisik naga”.

Kulitnya mudah terkelupas, mengeluarkan cairan yang menempel di tangan. Isi (daging) berwarna putih atau merah, berair, dan rasanya agak manis, manis atau manis, sedikit asam. Biasanya berat buah antara 250 dan 600 gram, tergantung jenis dan tahap perawatan tanaman. Kandungan gula (%) pada buah berkisar antara 17 – 21% untuk buah yang sudah masak.

Biji buah naga

Biji buah naga berbentuk bulat, kecil dan tipis, namun sangat keras. Benih dapat digunakan untuk perbanyakan generatif, tetapi metode ini jarang digunakan karena membutuhkan waktu yang lama untuk berproduksi. Biasanya, perbanyakan dengan biji dilakukan oleh peneliti untuk menghasilkan varietas baru. Bijinya berwarna hitam dan halus. Sedikit atau tidak ada endosperma.

Cara Menanam Buah Naga
Jenis buah naga

Menurut Santoso (2008), jenis buah naga yang umum ditanam di Indonesia antara lain:

Hylocereus undatus (Merah Putih)

Jenis ini adalah yang paling umum dan tersebar luas di Indonesia. Kulit buahnya berwarna merah dan daging buahnya berwarna putih. Tingkat kemanisannya lebih rendah dibandingkan jenis buah naga lainnya. Beratnya mencapai 400-700 gram per buah.

Hylocereus polyrhizus (merah tua)

Kulit buahnya berwarna merah dan daging buahnya berwarna merah keunguan. Rasanya lebih manis dari H. undatus, namun berat maksimalnya hanya 400 gram per buah.

Hylocereus costaricensis (Seperrot)

Sekilas terlihat seperti H. polyrhizus, namun warna dagingnya merah cerah dan rasanya sedikit lebih manis.

Sumber :