Kompetensi adalah: Pengertian, Jenis, Jenis, Keunggulan, Contoh

Definisi kompetensi
Buka baca cepat

Menurut penilaian kompetensi diartikan sebagai kemampuan melaksanakan atau melaksanakan pekerjaan berdasarkan pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja. Dengan demikian dapat dirumuskan bahwa kompetensi sebagai kemampuan seseorang yang dapat diamati meliputi pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja dalam pemenuhan suatu pekerjaan atau tugas menyelesaikan suatu pekerjaan atau tugas sesuai dengan standar kinerja yang ditetapkan. Pengertian kompetensi menurut Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (1994) merupakan karakteristik individu dan diterapkan secara konsisten untuk mencapai kinerja yang diinginkan.
Konten iklan

Kompetensi-adalah-Pengertian-Jenis-Jenis-Keunggulan-Contoh

Kompetensi juga diartikan sebagai pengetahuan, kemampuan dan nilai-nilai dasar yang tercermin dalam kebiasaan berpikir dan bertindak. Kompetensi juga dapat dipahami sebagai kemampuan untuk melaksanakan tugas-tugas yang diperoleh melalui pendidikan dan / atau pelatihan (Herry, 1998). Menurut Finch dan Crunkilton, kompetensi adalah penguasaan suatu tugas, keterampilan, sikap, dan penghargaan yang dibutuhkan untuk menunjang kesuksesan. Hal ini menunjukkan bahwa kompetensi meliputi tugas, keterampilan sikap, dan penghargaan yang harus dimiliki siswa agar mampu melaksanakan tugas belajar untuk jenis pekerjaan tertentu.

Menurut Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan: Pasal 1 ayat 10: “Kompetensi adalah kemampuan setiap individu untuk bekerja, yang meliputi aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja sesuai standar yang ditetapkan” Kompetensi adalah pengetahuan, keterampilan dan nilai dasar yang tercermin dalam kebiasaan berpikir dan bertindak secara konsisten dan terus menerus, yang memungkinkan seseorang menjadi kompeten dalam hal pengetahuan dasar, keterampilan, nilai dan sikap untuk melakukan sesuatu. Kebiasaan berpikir dan bertindak dilandasi oleh budi pekerti luhur, baik dalam kehidupan pribadi, sosial, sosial, keagamaan, dan berbangsa.
Baca Lainnya: Memahami Pajak Daerah

Menurut para ahli mengerti

Menurut Spencer dan Spencer (1993: 10) kompetensi terdiri dari 5 (lima) ciri, yaitu:
Motif

Adalah sesuatu di mana seseorang secara konsisten berpikir bahwa mereka sedang mengambil tindakan. Spencer (1993) menambahkan bahwa motif adalah “dorongan, arah dan pilihan perilaku menuju tindakan atau tujuan tertentu dan menjauh dari orang lain”. Misalnya, seseorang yang termotivasi untuk berprestasi akan secara konsisten mengembangkan tujuan yang menantang dirinya sendiri, bertanggung jawab penuh untuk mencapai tujuan tersebut, dan mengharapkan beberapa jenis “umpan balik” untuk meningkatkan.
Kereta

Itu adalah karakter yang membuat orang berperilaku atau bagaimana seseorang bereaksi terhadap sesuatu dengan cara tertentu. Misalnya seperti percaya diri, pengendalian diri, ketabahan atau ketekunan.

Konsep diri

Apakah sikap dan nilai seseorang. Sikap dan nilai diukur melalui tes pada responden untuk mengetahui nilai apa yang dimiliki seseorang dan apa yang menarik seseorang untuk melakukan sesuatu.
Pengetahuan

Adalah informasi yang dimiliki seseorang untuk bidang tertentu. Pengetahuan adalah keterampilan yang kompleks. Tes pengetahuan mengukur kemampuan peserta untuk memilih jawaban yang paling benar, tetapi tidak dapat mengetahui apakah seseorang dapat melakukan pekerjaan berdasarkan pengetahuannya.
Kompetensi

Merupakan kemampuan untuk melakukan tugas yang diberikan baik secara fisik maupun mental. Mengetahui tingkat kompetensi meningkatkan hasil perencanaan personalia.

Jenis kompetensi

Jenis kompetensi berikut ini tercantum di bawah ini:
Kompetensi inti

Kompetensi primer adalah kompetensi yang diartikan sebagai keterampilan internal yang penting bagi keberhasilan usaha. Kompetensi ini merupakan kompetensi yang kemungkinan besar dimiliki oleh setiap orang dalam organisasi. Kompetensi ini mendefinisikan nilai-nilai organisasi yang dipahami kebanyakan orang. Tujuan kompetensi seseorang adalah agar dapat bekerja di berbagai posisi dalam organisasi.
Kompetensi ambang batas

Keterampilan ambang merupakan ciri dari setiap pemilik pekerjaan sehingga mereka dapat melakukan pekerjaan dengan efektif tetapi tidak digunakan oleh orang yang berprestasi tinggi, sedang, atau rendah. Misalnya, seorang penjual yang baik perlu memiliki pengetahuan yang memadai tentang produk yang mereka jual, tetapi pengetahuan itu tidak selalu cukup untuk memastikan kinerja penjualan mereka.

 

LIHAT JUGA :

https://bengkelharga.com/
https://hon.co.id/
https://belinda-carlisle.com/
https://dunebuggyforsale.org/
https://synthesisters.com/
https://ekonomija.org/
https://intergalactictravelbureau.com/
https://mlwcards.com/
https://poekickstarter.com/
https://profilesinterror.com/